LaskarPelangiBy : Andrea HirataISBN : Laskar PelangiNovel Laskar Pelangi, novel yang sangat inspiratif bagi yang punya kemampuan rasa buat menangkapnya, maav mas Andrea, karena aku telah ☰ Kategori. Home. Lainnya yang menjawab inti pertanyaan kita tentang hubungan-hubungan antara gagasan sederhana, kendala, dan kualitas Didalam novel Laskar Pelangi ini Andrea Hirata menyajikan dengan sentuhan etnis melayu yang kental. Novel ini juga menceritakan tentang kisah persahabatan yang sangat kental dan haru, kisah juang para sahabat dalam menggapai mimpinya. Kekurangan. Kekurangan dari novel Laskar Pelangi ini penulis seolah tidak menjelaskan waktu yang jelas. Segalaimprovisasi efek dari novel Laskar Pelangi besutan Andrea Hirata sejauh ini telah cukup jauh tercapai. Analisislaskar pelangi. "Mengapa disebut Laskar Pelangi," tanya Kick Andy. "Ketika itu saya belum sadar maksud yang tersembunyi dari panggilan itu. Sebenarnya beliau (bu Mus) mengobarkan julukan Laskar Pelangi kepada kami, karena kata laskar sendiri adalah pejuang," jawab Andrea Hirata, penulis novel Laskar Pelangi. Thisresearch aims to clarify the method and technique of the translation of cultural words in ldquo Laskar Pelangi rdquo into Japanese novel, ldquo Niji no Shoonentachi. rdquo This research uses descriptive approach with comparative models. Cultural words in this study are determined based on the classification proposed by Newmark rsquo s models. Aluryang digunakan dalam novel ini yaitu alur maju. 3.UNSUR EKTRINSIK-geografis:perdesaan-ekonomi:menengah kebawah-lokasi:belitung. 4.ISI NOVEL Novel ini mengisahkan tentang sepuluh anak Belitung yang tergabung dalam Laskar Pelangi mereka adalah Mahar, Ikal, Lintang, Harun, Syahdan,A Kiong,Trapani, Borek, Kucai dan satu-satunya wanita yaitu BELITUNGTIMUR, Di dalam cerita Laskar Pelangi, sosok seorang guru ideal yang bijaksana, arief, dan mengayomi ada pada diri ibu Muslimah.Sosoknya ternyata tidak hanya di dalam novel maupun film layar lebar, ibu Muslimah benar-benar ada. Di rumahnya yang sederhana, sekitar 500 meter dari rumah Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama, di Gantong, Belitung Timur, Muslimah D 'Laskar Pelangi' is about an inspiring story towards a better life. E. 'Laskar Pelangi' is about Andrea Hirata. 2. From the text above, we know that. A. the movie was played by poor children. B. Andrea Hirata is the producer of Laskar Pelangi. C. the novel of Laskar Pelangi was a phenomenal work of literature. MaryamahKarpov, karya Andrea Hirata.. Sedikit cerita, saya baru menonton film Laskar Pelangi untuk pertama kali pada bulan Juli 2022. Ya, Anda tidak salah baca. Saya baru menonton film tersebut 14 tahun setelah perilisannya.Itu pun karena tidak sengaja menemukannya, ketika sedang menjelajahi daftar film lokal yang tersedia di salah satu layanan streaming. Snobisme Laskar Pelangi, dan Tudingan Plagiat. "Orang-orang menemukan bukti lain bahwa Laskar Pelangi merupakan 'plagiat' dari sebuah novel Jepang", demikian Edy Firmansyah menulis dalam "KLAIM SESAT PARA PENUMPANG GELAP" yang dipos di facebooknya pada 27 Januari 2022, lantas saya teringat Harriet Scrope dan Philip Slack. Pertanyaan Cermatilah data berikut! Judul buku : Laskar Pelangi Penulis : Andrea Hirata Penerbit : Bentang Pustaka Tebal : xxxiv, 529 halaman Keunggulan : Sarat dengan nilai-nilai kehidupan, keagamaan, dan moral; memicu semangat juang pembaca untuk meraih cita-cita; hubungan antarbagiannya menimbulkan rasa penasaran pembaca. AF7vVc8. Contoh Resensi Novel Laskar Pelangi, Pendahuluan Hingga Kesimpulannya Lengkap – Sebelum membeli buku, kebanyakan orang akan memilih untuk membaca resensinya terlebih dahulu. Resensi dimanfaatkan untuk mendapatkan gambaran singkat mengenai karya yang dibaca. Nah, sebagai referensi dalam menulis resensi buku, dalam artikel dibagikan contoh resensi novel Laskar Pelangi untuk kamu. Berikut Contoh Resensi Novel Laskar Pelangi Daftar IsiBerikut Contoh Resensi Novel Laskar Pelangi Apa yang dimaksud dengan Resensi Buku?Apa Fungsi dari Resensi?Apa Manfaat dari Resensi?Bagaimana Cara Menyusun Resensi?Contoh Resensi Novel Laskar Pelangi Daftar Isi Berikut Contoh Resensi Novel Laskar Pelangi Apa yang dimaksud dengan Resensi Buku? Apa Fungsi dari Resensi? Apa Manfaat dari Resensi? Bagaimana Cara Menyusun Resensi? Contoh Resensi Novel Laskar Pelangi Menjadi salah satu novel best seller, novel Laskar Pelangi karya Andrea Hirata hingga kini masih sering muncul ulasannya di berbagai platform media sosial. Kira-kira kamu sudah pernah membaca bukunya? Kalau belum, kamu bisa baca artikel ini hingga bagian akhir biar kamu tahu ulasannya. Novel Laskar Pelangi berlatar belakang pulau Belitong menceritakan tentang kehidupan sepuluh anak dari keluarga miskin yang bersekolah di sebuah sekolah Muhammadiyah yang penuh dengan keterbatasan. Penulis menggunakan gaya bahasa hiperbola, majas metafora, dan majas protato untuk menyampaikan ceritanya. Kamu masih penasaran tidak sama isi novel “Laskar Pelangi”? Tenang aja, kamu bisa baca sendiri untuk merasakan kesan yang berbeda dari novel tersebut, lalu kamu bisa menulis resensi sendiri. Nah, sebelum kamu mulai mengulas, kamu harus tahu dulu apa yang dimaksud resensi dan seluk-beluknya serta contohnya. Apa yang dimaksud dengan Resensi Buku? Ulasan atau yang dikenal juga dengan istilah resensi secara etimologi berasal dari bahasa Belanda, yakni resentie’ dan bahasa Latin recentsio, recensere, atau revidere’ yang berarti mengulas kembali atau melihat kembali. Nah, dalam bahasa Inggris, resensi dikenal dengan istilah review’. Merujuk pada Kamus Besar Bahasa Indonesia KBBI, resensi diartikan sebagai ulasan atau pertimbangan mengenai sebuah karya, salah satunya adalah buku. Resensi dapat dikatakan sebagai suatu bentuk tulisan artikel yang paling sederhana, di mana pembaca diasumsikan dapat melihat gambaran dari sebuah karya. Sederhananya lagi, resensi adalah tulisan yang berisi penilaian suatu karya, seperti buku, drama, lagu, film hingga karya sastra dan seni lainnya, baik dari segi isi maupun unsur kebahasaannya. Atau, resensi juga bisa diartikan sebagai teks yang berisi tentang informasi yang membahas dan mengulas mengenai karya orang lain untuk dibaca, didengar, atau ditonton oleh orang lain. Apa Fungsi dari Resensi? Teks resensi punya struktur yang membangun. Nah, berikut adalah beberapa fungsi resensi yang perlu kamu ketahui Fungsi informatif, resensi berguna untuk menginformasikan keberadaan buku atau film tertentu, sehingga pembaca merasa tertarik untuk mengetahuinya lebih lanjut. Fungsi komersial, resensi berguna untuk mempromosikan produk baru untuk kepentingan komersial keuntungan materi. Fungsi akademik, resensi berguna sebagai interaksi antara penulis buku, penerjemah, editor, dan resentor dalam membentuk wacana keilmuan serta berbagi pengalaman dan sudut pandang tentang topik tertentu yang dijadikan fokus resensi. Apa Manfaat dari Resensi? Mungkin beberapa dari kamu masih ada yang bertanya-tanya terkait manfaat dari resensi itu sendiri. Manfaat utama resensi sebenarnya adalah untuk memberikan pembaca gambaran singkat mengenai karya yang dibaca. Jika dilihat dari subjek penggunaannya, resensi memiliki empat manfaat, antara lain Bagi penulis buku, resensi dibutuhkan sebagai sarana untuk mendapatkan umpan balik feedback agar ia dapat membuat karya yang lebih berkualitas lagi. Selain mendapatkan kemudahan untuk evaluasi karyanya yang sudah terbit, resensi juga memudahkan penulis untuk mengetahui antusiasme dan tanggapan masyarakat terhadap buku yang dibuatnya. Bagi penerbit, resensi bisa menjadi bahan pertimbangan untuk menindaklanjuti kerjasama dengan penulis. Bagi media massa, nyatanya media juga butuh resensi dalam proses produksi buku. Hal ini karena peran media massa sebagai media untuk memperkenalkan buku kepada publik atau yang biasa dikenal dengan promosi. Melalui resensi buku, media massa tentu akan terbantu untuk mengetahui kualitas dari buku yang akan/sedang dipromosikan. Bagi pembaca khusus, resensi bisa dijadikan media dalam menguji atau mengembangkan suatu topik bagi para penulis novel, naskah, naskah, atau bahkan peneliti. Sementara itu, bagi pembaca umum, resensi dapat menjadi sumber informasi untuk mengetahui kualitas sebuah buku atau karya. Dengan mengetahui informasi tersebut, pembaca dapat mengetahui kelayakan karya yang diresensi tersebut. Bagaimana Cara Menyusun Resensi? Setelah mengetaui pengertian dan manfaat dari resensi, sekarang kita akan membahas cara menyusun sebuah resensi. Nah, berikut adalah tahapan-tahapannya. 1. Kenali latar belakang penulisan buku Langkah pertama yang perlu kamu lakukan sebelum menyusun resensi adalah membaca bagian pengantar di bagian awal buku yang ditulis oleh penulis buku, penerbit, atau seorang pakar. Dengan begitu, kamu bisa memiliki pengetahuan lebih dalam mengenai buku yang akan diresensi dari kacamata penulis buku, penerbit atau pakar sehingga bisa membantu menyampaikan pesan buku kepada pembaca dengan baik. 2. Membaca isi buku Tahapan selanjutnya, kamu harus membaca isi buku dari awal hingga akhir untuk mendapatkan intisari dari buku tersebut. Kamu bisa membaca dengan menggunakan teknik scanning membaca secara keseluruhan, atau bisa juga dengan menggunakan teknik skimming membaca cepat sehingga kamu tidak perlu menghabiskan waktu untuk membacanya. Setelah itu, kamu bisa tulis dan susun bagian penting yang akan disampaikan dalam resensi. 3. Menulis ringkasan atau sinopsis buku Buatlah ringkasan dari bagain-bagian penting yang sudah kamu susun tadi menjadi sebuah sinopsis. Nah, susunan sinopsis inilah nantinya akan dikembangkan sehingga semua aspek buku diulas secara detail namun tetap singkat. Dengan begitu, pembaca resensi dapat mengetahui gambaran cerita dari buku yang akan dibacanya. 4. Melakukan penilaian buku Lakukan penilaian terhadap buku dengan melihat keunggulan dan kelemahan buku. Bagian yang ditulis lebih dulu adalah keunggulannya dan kemudian diikuti dengan kelemahan buku. Nah, untuk menentukan keunggulan dan kelemahan buku, tentunya kamu tidak bisa asal ya! Ada aspek-aspek tertentu yang menjadi sebuah penilaian resensi, seperti aspek tema, alur cerita, penokohan atau pembangunan karakter oleh penulis, gaya bahasa yang digunakan penulis, dan sebagainya. Bagian ini akan menjadi informasi kepada pembaca lain untuk dapat mengetahui seberapa bagus kualitas buku yang diresensi. 5. Membuat sasaran pembaca buku Sasaran pembaca adalah orang-orang yang menjadi sasaran dari tujuan dibuatnya buku yang ditulis. Dalam sebuah resensi juga penting untuk menginformasikan hal ini agar buku yang diresensikan dapat dibaca tepat sasaaran. Tujuannya, agar dapat memperluas jangkauan si penulis agar karya yang ditulis dapat memberikan pengaruh yang baik dan mudah diterima oleh pembaca yang tepat. 6. Membuat kerangka resensi Sebelum menulis resensi, kamu bisa membuat kerangka resensi dengan menampilkan unsur-unsur pada struktur resensi. Kerangka resensi perlu dibuat agar kamu memiliki arahan dalam menyelesaikan resensi. Contoh Resensi Novel Laskar Pelangi Nah, setelah mengetahui langkah-langkah menyusun resensi, sekarang yuk lihat contoh resensi novel berikut ini sebagai referensi untuk membuat resensimu sendiri! Identitas Buku Judul Buku Laskar Pelangi Penulis Buku Andrea Hirata Penerbit Bentang Pustaka Tahun Terbit 2005 Jumlah Halaman XXXIV, 529 halaman ISBN 979-3062-79-7 Pendahuluan Laskar Pelangi adalah buku yang mengawali kisah dari Tetralogi Laskar Pelangi karya Andrea Hirata. Setelahnya Laskar Pelangi ada Sang Pemimpi, Edensor dan Maryamah Karpov Mimpi-mimpi Lintang. Kisah ini terinspirasi dari kehidupan nyata sang penulis, di mana saat itu ia masih bertempat tinggal di Desa Gantung, Kabupaten Gantung, Belitung Timur. Dalam buku ini, Andrea Hirata mengundang kita untuk menyelami kisah 10 anak dari keluarga miskin yang punya rasa semangat tinggi dalam pendidikan. Kesepuluh anak ini adalah Ikal, Mahar, Lintang, Harun, Syahdan, A Kiong, Borek, Trapani, Kucai, dan satu-satunya perempuan yaitu Sahara. Laskar Pelangi menceritakan tentang kehidupan masyarakat di daerah pedalaman Pulau Belitung yang kontras dan kaya akan sumber daya alam timahnya. Namun sayangnya, masyarakat di sana masih banyak yang tidak mampu memenuhi kebutuhan hidupnya sehari-hari. Penggunaan bahasa yang beragam dengan ciri khas dan keunikannya membuat pembaca ikut tenggelam dalam kisah yang ditulis oleh penulis. Andrea Hirata juga mencoba menuangkan kultur masyarakat Melayu. Namun, juga tidak lupa menyisipi aspek sosial dan yang direpresentarsikan secara jelas dalam dialog antar tokoh. Meskipun novel ini sudah lama diterbitkan, penulis seakan menggambarkan masalah yang sangat relevan dengan Indonesia dan negara-negara di dunia. Penulis menyinggung soal kemiskinan, pendidikan, kesenjangan sosial, dan sebagainya yang tak akan pernah selesai. Isi Cerita Novel Laskar Pelangi mengangkat kisah kehidupan 10 anak dari keluarga miskin di kampung Gantung, Kepulauan Bangka Belitung yang memiliki semangat juang untuk melanjutkan pendidikannya. Sebagian besar orang tua dari kesepuluh anak yang menempuh pendidikan di SD Muhammadiyah Gantung bekerja sebagai penambang timah di pulau dengan perolehan kekayaan alam timah yang terbesar di dunia. Meski demikian, hal tersebut berbanding terbalik dengan taraf kesejahteraan masyarakat asli di daerah tersebut. Realitas itu harus diterima oleh seluruh masyarakat di sana, mulai dari anak-anak hingga para orang tuanya. Di balik keterbatasan yang harus mereka hadapi, baik itu dalam bentuk sarana dan prasarana maupun tenaga pendidik, anak-anak yang menjadi tokoh utama dalam novel ini tetap memiliki semangat yang tinggi dalam mengenyam pendidikan yang tengah mereka tempuh. Kesepuluh anak hebat itu di antaranya bernama Ikal, Mahar, Lintang, Harun, Syahdan, A Kiong, Borek, Trapani, Kucai, dan satu-satunya perempuan yaitu Sahara. Mereka pun dinamai oleh Bu Muslimah, guru mereka sebagai Laskar Pelangi karena mereka menyukai pelangi. Laskar Pelangi pernah membuat nama sekolahnya menjadi harum berkat prestasi murid-muridnya. Seperti kejeniusan Lintang yang menang dalam lomba cerdas cermat mengalahkan seorang guru bernama Drs. Zulfikar. Kemudian, ada Mahar yang dipojokkan karena senang dengan okultisme namun berhasil memenangkan karnaval 17 Agustus. Kesepuluh anak Laskar Pelangi selalu melewati hari-hari yang menyenangkan, menyedihkan, tertawa bersama-sama. Namun, kisah persahabatan sepuluh anak Laskar Pelangi harus berujung pada air mata. Ayah Lintang meninggal dunia dan membuat si Einstein kecil’ itu harus mengalami putus sekolah. Kemudian, beranjak 12 tahun ke depan yang menceritakan Ikal pulang kampung usai berjuang di luar pulau. Kisah-kisah pada novel Laskar Pelangi dikemas dengan indah sehingga membuat pembaca ikut tenggelam dan terharu dalam ceritanya. Secara emosi, Laskar Pelangi mampu membuat pembaca merasakan semangat yang membara lewat tokoh-tokohnya. Keunggulan Buku Salah satu kelebihan dari novel Laskar Pelangi adalah menggunakan bahasa yang beragam dengan ciri khas dan keunikannya. Dari sudut pandang budaya, penulis tampak ingin mencoba menuangkan kultur masyarakat Melayu. Di sisi lain, penulis juga tidak lupa menyisipi aspek sosial yang direpresentarsikan secara jelas dalam dialog antar tokoh. Penulis juga sangatlah ahli dalam merangkai kesedihan menjadi shumor dan menjadi bahan tawa yang sangat terlihat pada dialog antar tokoh dan masyarakat Belitung. Menariknya lagi, novel Laskar Pelangi banyak memuat pesan positif akan sikap pantang menyerah, keberanian, ketekunan, ketabahan dalam memperjuangkan impian. Ada banyak sekali karakter yang bisa dijadikan sebagai teladan. Novel ini juga memberikan pelajaran moral yang baik dan makna dari sebuah kehidupan yang tidak bisa ditebak. Kekurangan Buku Penggunaan bahasa yang beragam dan khas membuat novel Laskar Pelangi sangatlah unik. Di sisi lain, bahasa yang beragam ini juga sangat sulit untuk dipahami pembaca. Selain itu, novel Laskat Pelangi juga memiliki akhir cerita yang dikatakan “menggantung”. Mengapa demikian? Akhir cerita pada tokoh aku yang awalnya adalah Ikal, secara tiba-tiba berubah menjadi orang lain. Namun, penulis sepertinya sengaja membuat akhir cerita yang menggantung karena cerita dalam novel ini dilanjutkan pada sekuel berikutnya. Penutup Banyak sekali pelajaran yang dapat diambil dari novel Laskar Pelangi. Mulai dari pentingnya rasa bersyukur akan pemberian Tuhan, menghargai pentingnya hidup, hingga tak menyerah dalam meraih hal yang diinginkan. Di sisi lain, novel Laskar Pelangi juga mengajarkan kepada kita bahwa Tuhan sudah mengatur hidup manusia. Hal ini tercerminkan pada tokoh Lintang dikenal sangat cerdas, namun berakhir menjadi sopir truk. Dengan kata lain, kita tetap harus berusaha sekuat tenaga. Jika hal yang kita inginkan tidak terwujud, tetaplah mengucap bsyukur atas apa yang telah Tuhan tetapkan kepada kita. Novel Laskar Pelangi ini sangat bagus dibaca oleh para pelajar yang memiliki kemudahan ekonomi dalam menempuh pendidikan. Mengingat, dalam novel ini banyak sekali pesan moral, pendidikan, dan sosial yang dapat dipetik. Selain itu, novel ini juga direkomendasikan sebagai bahan bacaan para guru atau pendidik dan juga pemerintah yang mempunyai peran penting dalam memajukan pendidikan di Indonesia. Demikianlah informasi yang bisa Mamikos rangkumkan untuk kamu terkait contoh resensi novel Laskar Pelangi. Nah, jika kamu ingin mencari resensi buku lainnya, kamu bisa kunjungi situs blog Mamikos dan temukan informasinya di sana. Klik dan dapatkan info kost di dekat kampus idamanmu Kost Dekat UGM Jogja Kost Dekat UNPAD Jatinangor Kost Dekat UNDIP Semarang Kost Dekat UI Depok Kost Dekat UB Malang Kost Dekat Unnes Semarang Kost Dekat UMY Jogja Kost Dekat UNY Jogja Kost Dekat UNS Solo Kost Dekat ITB Bandung Kost Dekat UMS Solo Kost Dekat ITS Surabaya Kost Dekat Unesa Surabaya Kost Dekat UNAIR Surabaya Kost Dekat UIN Jakarta Ketika mendengar nama Andrea Hirata, hal pertama yang terbesit di pikiran seseorang adalah Laskar Pelangi. Novel ini sempat booming bahkan sampai dibuat sebuah film. Bagi Anda yang belum tau sama sekali isi ceritanya maka kehadiran resensi novel Laskar Pelangi ini sangat membantu. Identitas Buku Identitas BukuResensi Novel Laskar PelangiPenokohanIkalLintangSaharaMaharAKiongSyahdanKucaiBorekTrapaniHarunKelebihanKelemahanSebarkan iniPosting terkait Kategori Keterangan Judul buku Laskar Pelangi Penulis Andrea Hirata Negara Indonesia Bahasa Indonesia Genre Roman Penerbit Bentang Pustaka, Yogyakarta Tahun terbit 2005 Halaman xxxiv, 529 halaman ISBN 979-3062-79-7 Laskar Pelangi merupakan novel perdana Andrea Hirata yang bercerita mengenai kehidupan 10 anak di Desa Gantung, Kabupaten Gantung, Belitung Timur. Mereka berasal dari keluarga miskin yang menempuh pendidikan di suatu sekolah yang penuh dengan keterbatasan. Namun, keterbatasan tidak membuat anak-anak putus asa, justru menjadi pendorong untuk melakukan hal yang lebih baik. Sekolah Muhammadiyah di desa tersebut terancam dibubarkan karena saat itu muridnya hanya berjumlah 9 anak. Saat kepala sekolah akan berpidato, datang seorang ibu mendaftarkan anaknya sehingga sekolah tetap eksis. Berawal dari sinilah cerita dimulai. Pertama-tama, pembagian tempat duduk di kelas. Lalu, anak-anak saling memperkenalkan diri. Masing-masing anak memiliki karakter dan tingkah yang khas. Mereka bernama Ikal, Lintang, Sahara, Mahar, A Kiong, Syahdan, Kucai, Borek, Trapani dan Harun. Mereka adalah Laskar Pelangi. Julukan tersebut diberikan oleh Bu Muslimah karena mereka menyukai pelangi. Nama Laskar Pelangi ini pernah membuat nama sekolahnya menjadi harum. Beberapa di antaranya adalah kejeniusan Lintang yang ingin mengalahkan seorang guru bernama Drs. Zulfikar dan akhirnya menang dalam lomba cerdas cermat. Kemudian, Mahar yang dipojokkan karena senang dengan okultisme ternyata berhasil memenangkan karnaval 17 Agustus. Laskar Pelangi selalu melewati hari-hari yang menyenangkan, menangis dan tertawa bersama-sama. Cerita persahabatan sepuluh anak Laskar Pelangi berakhir sedih. Ayah Lintang meninggal dunia sehingga membuat Einstein kecil itu harus mengalami putus sekolah. Kemudian, melangkah 12 tahun ke depan yang menceritakan Ikal pulang kampung usai berjuang di luar pulau. Kisah-kisah pada novel dikemas dengan indah sehingga membuat pembaca terharu. Secara emosi, mampu merasakan semangat yang membara dari tokoh Laskar Pelangi. Penokohan Berikut merupakan watak atau karakter dari 10 tokoh utama dalam novel Ikal Ikal adalah tokoh paling pintar. Ia memiliki minat di bidang sastra yang digambarkan dengan kegemarannya menulis puisi. Ia mencintai A Ling yang merupakan sepupu A Kiong. Namun, hubungan mereka harus berakhir karena A Ling pergi ke Jakarta. Lintang Teman sebangku Ikal ini sangat jenius. Ia merupakan anak seorang nelayan miskin yang tidak mempunyai perahu namun harus menghidupi 14 jiwa. Minatnya untuk sekolah sangat besar. Hal ini ditunjukkan sejak pertama kali di sekolah dan selalu aktif di kelas. Namun, sangat disayangkan cita-citanya untuk menjadi ahli matematika terpaksa ditepis. Lintang harus menggantikan peran ayahnya yang telah meninggal sebagai tulang punggung keluarga. Sahara Sahara menjadi satu-satunya anak gadis anggota Laskar Pelangi. Sifatnya keras kepala, patuh terhadap agama, memiliki pendirian kuat, pandai dan ramah. Mahar Mahar memiliki paras tampan, tubuhnya kurus dan berbakat di bidang seni. Saat dewasa, sempat menganggur karena ibunya sakit-sakitan. Suatu hari nasib baik menghampirinya, salah seorang petinggi mengajaknya membuat dokumentasi permainan tradisional. Mahar juga berhasil meluncurkan novel persahabatan. AKiong A Kiong keturunan Tionghoa yang menjadikan Mahar sebagai suhunya. Meski buruk rupa, namun baik hati dan suka menolong. Syahdan Syahdan merupakan sosok yang tidak menonjol dan tidak pernah diperhatikan. Namun, ia mempunyai cita-cita menjadi aktor. Berkat kerja kerasnya, ia berkesempatan menjadi aktor meskipun perannya kecil. Akhirnya, karena bosan ia memutuskan kursus komputer dan menjadi network designer. Kucai Kucai selalu dipercaya menjadi ketua kelas dalam setiap generasi sekolah. Akibat kurang gizi, ia mengalami rabun jauh dan penglihatannya melenceng. Sejak kecil mahir sebagai politikus dan saat dewasa menjadi ketua fraksi DPRD Belitung. Borek Borek adalah laki-laki yang ingin selalu tampil macho. Saat dewasa, ia bekerja sebagai kuli. Trapani Pria tampan ini baik hati dan pandai. Namun, karena terlalu bergantung dengan ibunya membuatnya tinggal di rumah sakit jiwa. Harun Harun mempunyai keterbelakangan mental sehingga memulai sekolahnya terlambat. Ia memiliki sifat jenaka. Kelebihan Buku berisi cerita persahabatan dan kesetiaan dalam berteman. Selain itu, juga menekankan arti penting pendidikan. Kisah yang diangkat pada novel sangat mengharukan, banyak pelajaran hidup yang bisa dipetik di dalamnya. Kelemahan Banyak digunakan nama-nama ilmiah yang tidak familiar bagi masyarakat sehingga pembaca menjadi kurang nyaman. Hal ini akan mempersulit pembaca dalam memahami isi cerita, apalagi glosarium tidak diletakkan pada halaman di mana kata itu berada. Resensi novel Laskar Pelangi ini dapat memberi gambaran singkat mengenai cerita yang disajikan. Salah satu poin penting yang ingin disampaikan penulis melalui novel tersebut adalah bahwasanya semua yang terjadi di dalam kehidupan manusia ini telah diatur oleh Tuhan. Lihat Juga Harga Ready Mix Posted on September 23, 2008 by kelvinphin Novel laskar pelangi cukup bagus karena menceritakan kita tentang pentingnya ilmu, persahabatan, dan semangat untuk mencapai cita-cita. di dalam novel ini banyak sekali hal-hal yang dapat kita pelajari, mulai dari semangat belajar untuk menempuh cita-cita sampai pada arti dari persahabatan sejati. buku ini mudah di baca karena penulis menggunakan bahasa indonesia yang baik dan benar, walaupun ada kata-kata yang menggunakan kata sulit tapi di akhir buku itu dituliskan arti dari kata sulit tersebut. buku ini sangat bagus untuk kita yang sedang patah semangat dalam menempuh dunia pendidikan. Filed under Tugas Bi P R Ozon P Udara murni S A L Analisis PENOKOHAN ANTARA NOVEL DAN FILM “ Pasukan PELANG I ” Andrea Hirata Disusun oleh AHMAD ZAMRONI 086008 2008-E Perserikatan KEGURUAN DAN Pedagogi PERSATUAN Hawa REPUBLIK INDONESIA JOMBANG 2009 Kata sambutan Alhamdulillahirobbil alamiin, puji syukur penulis kehadirat Sang pencipta SWT atas hadiah dan hidayah-Nya, penulis boleh memintasi proposal investigasi nan berjudul ANALISIS PENOKOHAN ANTARA NOVEL DAN FILM “ Bala PELANGI ” Andre Hirata . Penulis menyadari sepenuhnya bahwa proposal penelitian ini dapat diselasaikan derkat dorongan, arahan, dan pertolongan dari bermacam-macam pihak. Makanya karena itu, penulis ingin mencadangkan mulut sambut kasih kepada Winardi, SH. selaku ketua STKIP PGRI JOMBANG Faizun, selaku dosen penyuluh Taman bacaan STKIP PGRI JOMBANG Semua pihak nan tidak dabir sebutkan cak satu demi satu satu yang telah banyak membantu sehingga proposal penekanan ini dapat diolah sesuai rencana. Penulis mencatat bahwa masih banyak kekurangan dalam proposal ini. Makanya karena itu, sepenuhnya kritik dan saran bersumber semua pihak sangatlah diharapkan. Akhirnya semoga proposal ini bisa bermanfaat buat para pembanca umumnya, dan khususnya bagi penulis. Jombang, 19 Juli 2009 Penulis AHMAD ZAMRONI DAFTAR ISI KATA PENGANTAR i DAFTAR ISI ii Gerbang I PENDAHULUAN 1 Latar belakang 1 Persoalan 2 Batasan penyakit 2 Rumusan penyakit 3 Pamrih penyelidikan 3 Intensi umum 3 Tujuan spesial 3 Kelebihan penelitian 4 Manfaat teoristis 4 Kurnia praktis 4 Gerbang II LANDASAN TEORI 5 Pengertian novel 5 Denotasi tokoh 5 Kemujaraban tokoh 6 BAB III METODOLOGI PENELITIAN 8 Sumber data dan data penelitian 8 Cara kerja penekanan 8 Teknik pengurukan data 9 Rekapitulasi riset 10 JADWAL PENELITIAN 0 RAGANGAN Darurat HASIL Pendalaman 11 Daftar bacaan 13 Portal I PENDAHULUAN Latar Belakang Karya sastra bukan magfirah berpunca publik. Sastra lahir bermula proses imajinasi seorang pengarang, serta refleksinya terhadap gejala-gejala sosial yang ada disekitarnya. Oleh karena itu, kehadiran karya sastra merupakan bagian pecah nasib masyarakat Jabrohim, 200359. Sastra merupakan riuk satu cagak kesenian yang rajin suka-suka di tengah peradaban individu tak dapat ditolak bahkan kehadiranya dikabulkan umpama realitas budaya. Karya sastra tidak semata-mata dinilai sebagai karya seni nan mengandung biji-skor yang tersalut internal imajinasi dan emosi penghayatan pengarang. Sastra sebagai satu karya kreatif yang dimanfaatkan sebagai konsumsi sarjana disamping konsumsi emosional Semi, 19901. Laskar Pelangi adalah novel karya Andre Hirata yang menyentuh langsung jenaka, membangkitkan kehidupan menimpali berbagai bentuk batasan struktur, dan menunjukkan bahwa kejayaan bisa diraih oleh siapapun, seandainya cak hendak berusaha. Nama Andrea Hirata Seman Said Harun, atau yang lebih caruk dikenal dengan Andrea Hirata, menjadi tenar di manjapada sastra setelah buku pertama dalam tetraloginya, yaitu Laskar Pelangi mencecah hati banyak guri. Pria yang mengenyam pendidikan di Fakultas Ekonomi Sekolah tinggi Indonesia S1, Universite de Paris Sorbonne Perancis dan Sheffield Hallam University Inggris S2 ini ternyata rela menyebrangi rawa buat bersantap biji pelir hutan dan pernah mencoba kopi nan bikin fly’. Andrea Hirata balasannya dengan sadar menjerumuskan diri ke dalam penulisan buku fiksi. Sejatinya, Barisan Pelangi adalah buku pertama dari sebuah karya tetralogi. Selepas Sang Pemimpin , berikutnya berturut-turut akan terbit dua judul sekali lagi, yakni Edensor dan Maryamah Karpov yang dinanti-nanti para pembaca setianya. Kiranya Tentara Pelangi menjadi pintu pembuka lakukan pria alumnus Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia UI ini untuk masuk lebih jauh lagi ke “urut-urutan sunyi” sastra. Barisan Pelangi pula nan telah membuatnya menjadi semacam selebritis di jagad sastra, meskipun ditampik mati-matian oleh yang bersangkutan. Ekor kesuksesan Laskar Pelangi ditandai sekali lagi maka itu diterbitkannya rahasia tersebut dalam edisi bahasa Melayu di Malaysia. Konon menjadi best seller di negeri tetangga itu. Berkah lainnya adalah sudah lalu ada pula proposisi untuk mengangkat kisahan Berkeluk-keluk dkk ini ke jib bogok. Gosipnya, sutradara bertangan dingin, Riri Reza, nan menggarapnya. Perigi Permasalahan Batasan Ki aib Masalah yang akan di telaah dalam penelitian ini adalah pebandingan penokohan antara novel dan film Laskar Pelangi. Agar pembahasan tidak merebak, maka pengkaji mewatasi bagaimana penokohan nan diperankan dalam novel dan apa perbedaanya dengan yang ada dalam film. Rumusan Masalah Bersendikan batasan di atas, maka perumusan penyakit intern eksplorasi ini merupakan laksana berikut Adakah perbedaan penggagas antara novel dan film Laskar Pelangi karya Andrea Hirata ? Bagaimana biang kerok tersebut memainkan film cerita Laskar Pelangi nan ada n domestik novel ? Tujuan Penajaman Maksud Umum Secara publik studi ini berujud untuk mencari tahu bagaimana para dalang film Angkatan Pelangi memfilmkan novel tersebut, dan apakah penokohan yang di gunakan sudah sesuai dengan barang apa nan terserah dalam novel. Tujuan Istimewa Mendiskripsikan bagaimana para tokoh nan berlaku intern komidi gambar Laskar Pelangi. Mengklarifikasi perbedaan apa nan nampak antara novel dan film Laskar Pelangi. Manfaat Penekanan Kemustajaban Teoristis Secara teoristis, pengkajian ini diharapkan bisa memberikan sumbangsih pemikiran untuk peluasan ilmu sastra, khususnya dibidang perfilman yang mencuil narasi dari sebuah novel. Dapat memberikan sumbangsih pemikiran bagi pengembang aji-aji peradaban dan teologis. Kebaikan Praktis Secara praktis, penggalian ini diharapkan dapat dijadikan refrensi untuk hawa dalam kegiatan proses pembelajaran apresiasi sastra. Penelitian ini diharapkan dapat dimanfaatkan perumpamaan refrensi bagi pendalaman lain yang akan mengkaji novel Tentara Pelangi dari arah lain. Bab II LANDASAN TEORI Pengertian Novel Novel adalah prosa nan mengungkapkan sebagian spirit pegiat nan dianggap penting dan menarik. Signifikansi Biang kerok Dalam novel juga terletak penggerak-pengambil inisiatif yang diceritakan makanya pengarang. Nan dimaksud dengan tokoh yakni individu ciptaan/perkiraan pengarang nan mengalami peristiwa-situasi atau untuk dalam bermacam-macam situasi cerita. Mungkin kita sudah tidak asing pula dengan pengertian tokoh privat karya sastra khususnya prosa kisah novel, cerpen, hikayat, takhayul. Secara terbelakang dapat dikatakan bahwa yang namanya pemrakarsa dalam karya sastra adalah sosok nan ter-hormat-benar mengambil peran kerumahtanggaan cerita tersebut. Maupun kalau kita buat sebuah skala, jika naskah tersebut akan dimainkan alias difilmkan, orang tersebut membutuhkan aktor pemain sandiwara. Dengan melihat definisi di atas, kita boleh melihat bahwa tokoh intern narasi memiliki variasi fungsi atau peran mulai pecah peran utama, bermanfaat, terka penting, setakat sekedar penggembira tetapi. Perbedaan peran inilah nan menjadikan tokoh mendapat predikat sebagai tokoh Terdahulu Sentral, tokoh Aditokoh, Bandingan, figuran penting tokoh Andalan, inisiator bukan penting Figuran, dan tokoh Penggembira Lataran. Mungkin kita sering menemukan tokoh-tokoh dalam cerita kartun Jepang, atau komik. Misalnya Ultraman, Satria Cendawan Hitam, atau Doraemon. Induk bala-tokoh tersebut hanya punya suatu perwatakan. Ini merupakan tokoh-tokoh sederhana, ki boyak. Namun karuan kita perna melihat gambar hidup Titanic, Troy, atau sinetron Intan di mana pemeranan tokoh-tokohnya disajikan secara makin lengkap, memiliki urut-urutan tokoh secara manusiawi bandingkan dengan tipe pertama tadi, seperti robot . Tokoh-tokoh seperti ini kerap disebut sebagai pemrakarsa buntak, induk bala komplek. Fungsi Tokoh Berlandaskan kurnia motor privat cerita, pemrakarsa dapat dibedakan menjadi dua yaitu Tokoh Sentral dan Tokoh Bawahan. Biang kerok Muslihat adalah tokoh yang banyak mengalami kejadian n domestik cerita. Motor Sentral dibedakan menjadi dua, yaitu Tokoh Daya Tokoh utama. Tokoh Sentral Tokoh utama merupakan inisiator yang membawakan pemeranan berwujud maupun menyampaikan nilai-biji positif. Tokoh Kiat Antagonis. Pemrakarsa Sendi Musuh adalah tokoh yang mengidungkan perwatakan yang bertentangan dengan protagonis atau menyampaikan nilai-nilai negatif. Menengah Tokoh Piadah adalah tokoh-tokoh yang mendukung atau membantu motor sentral. Penggerak bawahan dibedakan menjadi tiga, yakni Tokoh Andalan. Tokoh andalan yaitu dalang bawahan yang menjadi kepercataan gembong sentral protagonis atau antagonis. Biang kerok Suplemen. Tokoh tambahan adalah tokoh nan sedikit sekali menyambut peran dalam peristiwa cerita. Tokoh Lataran. Penggerak lataran yakni pemrakarsa yang menjadi bagian ataupun berfungsi bagaikan latar cerita saja. BAB III METODOLOGI PENELITIAN Menurut Arikunto 20026 penelitian kualitatif cangap berperangai deskriptif, artinya data dianalisis dan hasil analisisnya berbentuk deskriptif fenomena, tidak dengan angka-kredit atau koefisien akan halnya hubungan antara pararel. Data yang terkumpul berbentuk kata-kata atau buram-bentuk bukan angka. Beralaskan uraian diatas pendekatan penelitian yang tepat untuk novel Laskar Pelangi karya Andrea Hirata adalah metode kualitatif yang berkarakter deskriptif. Dengan alasan, pendekatan kualitatif merupakan prosedur penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-perkenalan awal tertulis. Sumber Data dan Data Eksplorasi. Arikunto 199707 data kerumahtanggaan riset ialah subyek-subyek mulai sejak mana data diperoleh. Sumur data internal studi ini yaitu sebuah novel Laskar Pelangi karya Andrea Hirata. Mandu Kerja Penelitian. Akan halnya beberapa langkah-langkah kerja dalam investigasi ini meliputi Pengumpulan data dilakukan dengan cara pembacaan secara mendunia dan tautologis-ulang pada novel Laskar Pelangi dan meluluk film nya, tinggal membandingkan antar keduanya. Pengelompokan data dalam penyelidikan ini dilakukan dengan prinsip mengelompokkan data berdasarkan aspek penokohan yang diceritakan n domestik novel dan nan dimainkan kerumahtanggaan komidi gambar. Penggolongan data dengan mengkolerasikan sitiap data dengan neraca penokohan antara novel dan film Laskar Pelangi. Selanjutnya dideskripsikan secara detail dengan disertai bukti, alasan dan contoh yang tepat melalui kutipan-kutipan. Analisis data dalam pendalaman ini dilakukan sehabis data terkumpul dan diseleksi. Pengolahan data dilakukan dengan menyentak simpulan secara induktif. Teknik Pengurukan Data. Teknik akumulasi data privat penelitian ini menggunakan tiga metode andai berikut Metode Rambah adalah metode yang dilakukan dengan mandu membaca keseluruhan wacana atau literatur yang menjadi obyek penelitian guna memafhumi isi yang terkandung didalamnya, serta membaca resensi-resensi yang cak semau tentang novel Laskar Pelangi, dan melihat film yang menceritakan Laskar Pelangi. Metode Deskripsi yaitu metode yang digunakan lakukan memaparkan data yang telah dianalisis. Metode Study Pustaka yaitu metode yang digunakan bikin mencari, mengumpulkan data dan mengkaji secara benar-benar buku-buku yang dijadikan target refrensi. Rekaan Pengkajian Anggrarn penajaman terperinci sebagai berikut Adminitrasi Pendataan Rp. Tranportasi Rp. Pembelian Buku Rp. Pengetikan dan Penjilidan Rp. Adminitrasi Ujian Rp. Foto Copy Rp. Alat tulis dan Daluang Rp. Tak-lain Rp. Jumlah biaya Rp. RAGANGAN HASIL Eksplorasi Temporer Halaman Titel Kata sambutan DAFTAR ISI Ki I PENDAHULUAN Meres Pantat Permasalahan Batasan Ki aib Rumusan Masalah Tujuan Penajaman Tujuan Umum Harapan Khas Manfaat Penelitian Kebaikan Teoritis Manfaat Praktis Definisi Operasional Bab II LANDASAN TEORI Pengertian Novel Pengertian Tokoh Fungsi Motor BAB III METODOLOGI Pengkhususan Sendang Data dan Data Penelitian Cara Kerja Penelitian Teknik Pengumpulan Data BAB IV HASIL PENELITIAN Pentolan-tokoh nan ada dalam Novel Bala Pelangi Penokohan yang dimainkan dalam film Laskar Pelangi BAB V PENUTUP Simpulan Saran Daftar pustaka DAFTAR Teks Arikunto, Suharsami. 1997. Prosedur Penelitian . Jakarta Reineka Cipta. Arikunto, Suharsami. 2002. Prosedur Penelitian Suatu Praktek . Jakarta Reineka Cipta. Hirata, Andrea. 2002. Tentara Pelangi . Jakarta Buka. Endras, Suwardi. 2003. Metode Eksplorasi Sastra . Bandung Angkasa. Askuri, Akhmad. 2002. Penuntun Berlatih Kepujanggaan Indonesia . Kediri

pertanyaan tentang novel laskar pelangi