Untukmenghitung besar panjang busur, luas juring, dan luas tembereng, kita harus membahas hubungan antara sudut pusat, panjang busur, dan luas juring. Apakah sudut pusat itu? Sudut pusat adalah sudut yang titik sudutnya tepat berada di pusat lingkaran.
Contoh Pada gambar jika BCA = 28 o, berapakah besar CBA ? Jawab : CBA = 180 o - BAC - BCA = 180 o - 90 o - 28 o = 90 o - 28 o = 62 o; Sudut - Sudut Keliling yang Menghadap Busur yang Sama
Menentukansifat sudut yang dibentuk oleh garis yang melalui titik pusat dan garis singgung lingkaran. Perhatikan ∆ OAB adalah segitiga sama kaki, maka : ∠ OAB = ∠OAB. = ½ × (180˚ - ∠AOB) = 90˚ - ∠AOB. Jadi titik B berimpit dengan titik A, maka. ∠AOB = ½ × (180˚ - 0˚) = 90˚. Artinya, jari-jari OA membentuk sudut siku
HUBUNGANDUA LINGKARAN; KEDUDUKAN GARIS TERHADAP LINGKARAN; KEDUDUKAN TITIK TERHADAP LINGKARAN Mei (3) April (1) Menentukan Sudut Pusat, Panjang Busur dan Luas Juring dengan Geogebra by Mutia Mentari - 20.43 Tags : Posting Lebih Baru Posting Lama You May Also Like. 0 komentar Newer Posts. Older Posts.
Hubunganantara besar sudut pusat, panjang busur, dan luas juring lingkaran dirumuskan sebagai berikut: Rumus Panjang Busur dan Luas Juring Lingkaran Perhatikan gambar lingkaran di atas! $1.\ \dfrac{\alpha}{360^o} = \dfrac{\widehat{AB}}{2\pi r}$ $2.\ \dfrac{\alpha}{360^o} = \dfrac{Luas\ Juring\ OAB}{\pi r^2}$
1- 26; Matematika merupakan mata pelajaran yang bersifat wajib untuk diberikan kepada anak-anak Sekolah Menengah Pertama (SMP). Di dalam modul ini akan membahas materi tentang sudut pusat lingkaran, sudut keliling lingkaran, panjang busur lingkaran, luas juring lingkaran, dan hubungan antara sudut pusat dengan sudut keliling.
Padasebuah lingkaran berjari-jari r terdapat dua juring dengan sudut pusat dan panjang busur yang berbeda, yaitu busur AB dan juring AOB dengan sudut pusat AOB = xo, dan busur CD dan juring COD dengan sudut pusat COD = yo. Perbandingan panjang busur AB dan CD adalah : Perbandingan 1 = perbandingan 2. Contoh: Pada gambar jika AOB = 15 o, COD
Sudutpusat adalah sudut yang dibentuk oleh dua jari-jari yang berpotongan pada pusat lingkaran. Busur lingkaran berupa garis lengkung yang merupakan bagian dari keliling lingkaran. Sedangkan, Luas juring merupakan daerah yang dibatasi oleh sebuah busur dan dua buah jari-jari. Hubungan dari ketiga unsur-unsur lingkaran tersebut adalah besar
Besarsudut COD berbanding terbalik dengan panjang busur AB 311. 6. Dari gambar 2 di atas, hubungan sudut pusat dengan luas juring adalah a Besar sudut AOB berbanding lurus dengan luas juring OAC b Besar sudut AOB berbanding lurus dengan luas juring OAD c Besar sudut COD berbanding lurus dengan luas juring OCD d Besar sudut BOC berbanding
MenentukanHubungan Sudut Pusat Dengan Luas Juring.(Wayan Subadre, S.Pd Wenni Meliana,S.Pd) 6. Menentukan Hubungan Sudut Pusat Dengan Sudut Keliling.(Wiji Lestari, S.Pd. Yeti Eka Erawati, S.P) 7. Menyelesaikan Permasalahan Nyata Yang Terkait Penerapan Hubungan Sudut Pusat, Panjang Busur, Dan Luas Juring.(Yus Yenimar, S.Pd.I Zulfikar, S.Pd)
SOALDAN PEMBAHASAN HUBUNGAN SUDUT PUSAT, PANJANG BUSUR DAN LUAS JURING materi matematika smp kelas 8
a sudut pusat AOB = 400 dan arsirlah juring AOB b. sudut pusat COD =850 dan arsirlah juring COD 2. Pada gambar di sampingÐPOQ = 72o, panjang busur PQ= 36 cm dan panjang busur RS= 32 cm dan luas juring 27 cm2. Hitung : a. besar ÐROS b. luas juring ROS c. keliling lingkaran Kunci Jawaban 1. 2.a. ÐROS = = 640 b. Luas juring ROS = = 24 cm2 c.
Siswadapat menyatakan hubungan sudut pusat dan sudut keliling jika menghadap busur yang sama ; Siswa dapat menghitung besar sudut keliling jika menghadap diameter atau busur yang sama ; Siswa dapat menghitung panjang busur, luas juring ; Siswa dapat menggunakan hubungan sudut pusat, panjang busur, luas juring dalam pemecahan masalah
kegiatan1 "Hubungan sudut pusat, panjang busur, dan luas juring" dan kegiatan 2 "Hubungan perbandingan sudut pusat, panjang busur dan luas juring dengan lingkaran". Selain itu, aktivitas siswa pada Fase terbuka awal belum sesuai dengan indikator yang ditentukan dan belum terlihat suatu aktivitas penemuan
Jikapanjang busur AB 45 cm 2. Download Contoh Soal Dan Jawaban Sudut Pusat Juring Dan Busur PDF 2000 MB - SamPDF SamPDF HUBUNGAN SUDUT PUSAT PANJANG BUSUR DAN LUAS JURING LINGKARAN - Matematika SMP Kelas 8 part 4. Biaya penanaman rumput.
6SyM. Pernahkah Anda melihat orang bermain tolak peluru? Kalau belum pernah melihatnya coba perhatikan gambar di bawah ini! Gambar di atas merupakan orang yang mau melempar peluru. Tahukah Anda bagaimana bentuk lapangan permainan tolak peluru? Gambar A di bawah ini merupakan gambar bentuk lapangan tolak peluru. Gambar A Jika dilihat secara mendetail pada lingkaran titik A maka gambar lapangan tolak peluru seperti gambar B di bawah ini. Gambar B Dapatkah Anda menghitungnya berapa panjang busur yang dibentk oleh sudut 45 pada Gambar B? Sekarang perhatikan Gambar A, titik A sama seperti gambar B. Jika jarak anak A dan anak B sejauh 100 m, dapatkah Anda hitung berapa panjang busur garis lengkung yang dibentuk oleh anak B dan anak C? Untuk menjawab soal tersebut Anda harus paham dengan konsep keliling lingkaran, sudut pusat, dan panjang busur serta hubungannya. Sudut pusat adalah sudut yang dibentuk oleh dua jari-jari yang berpotongan pada pusat lingkaran. Pada gambar di bawah, sudut AOB = α adalah sudut pusat lingkaran. Garis lengkung AB disebut busur AB dan daerah arsiran OAB disebut juring OAB. Pada pembahasan kali ini, kita akan mempelajari hubungan antara sudut pusat, panjang busur, dan luas juring pada sebuah lingkaran. Hubungan antara sudut pusat, panjang busur, dan luas juring adalah sebagai berikut. Jadi, panjang busur dan luas juring pada suatu lingkaran berbanding lurus dengan besar sudut pusatnya. Sekarang perhatikan Gambar di atas tersebut. Dari gambar tersebut diperoleh Sekarang, misalkan ∠ COD = satu putaran penuh = 360° maka keliling lingkaran = 2πr, dan luas lingkaran = πr2 dengan r jari-jari, akan tampak seperti Gambar di atas, sehingga diperoleh Dengan demikian, diperoleh rumus panjang busur AB, luas juring AB, dan luas tembereng AB pada Gambar di atas adalah panjang busur AB = α/360° x 2πr luas juring OAB = α/360° x πr2 luas tembereng AB = luas juring OAB – luas Δ AOB. Berdasarkan penjelasan tersebut didapat tiga hubungan yakni Hubungan sudut pusat dengan panjang busur Hubungan sudut pusat dengan luas juring Hubungan panjang busur dengan luas juring Berdasarkan penjelasan tersebut dapatkah Anda menjawab soal berapa panjang busur yang dibentuk oleh sudut 45 pada Gambar B? Berikut pembahasannya Pada gambar tersebut diketahui bahwa d = 2,135 m dan α = 45°, maka Panjang busur = ∠ pusat/360° x πdPanjang busur = 45°/360° x 3,14 x 2,135 m Panjang busur = 0,84 m Jadi panjang busur pada gambar B adalah 0,48 m Sekarang perhatikan Gambar A, titik A sama seperti gambar B. Jika jarak anak A dan anak B sejauh 100 m, dapatkah Anda hitung berapa panjang busur garis lengkung yang dibentuk oleh anak B dan anak C? Berikut pembahasannya Pada gambar tersebut diketahui bahwa r = 100 m dan α = 45°, maka Panjang busur = ∠ pusat/360° x πdPanjang busur = 45°/360° x 3,14 x 100 m Panjang busur = 39,25 m Jadi panjang busur pada gambar A adalah 39,25 m Contoh Soal Tentang Hubungan Antara Sudut Pusat, Panjang Busur, Dan Luas Juring Perhatikan Gambar di atas. Diketahui panjang jari-jari OA = 28 cm. Jika besar ∠ AOB = 90°, hitunglah panjang AB ; luas juring OAB; luas tembereng AB. Penyelesaian Panjang AB = ∠ AOB/360° x 2πrPanjang AB = 90°/360° x 2 x 22/7 x 28 cmPanjang AB = 1/4 x 2 x 22/7 x 28 cmPanjang AB = 44 cm luas juring OAB = ∠ AOB/360° x πr2luas juring OAB = 90°/360° x 22/7 x 28 cm2luas juring OAB = 1/4 x 22/7 x 28 x 28 cm2luas juring OAB = 616 cm2 Karena besar sudut AOB = 90°, maka Δ AOB adalah Δ siku-siku sisi 10 cm, sehinggaLuas Δ AOB = ½ alas x tinggiLuas Δ AOB = ½ x 28 cm x 28 cmLuas Δ AOB = 392 cm2Luas tembereng AB = luas juring AOB – luas ΔAOBLuas tembereng AB = 616 cm2 – 392 cm2Luas tembereng AB = 224 cm2 TOLONG DIBAGIKAN YA
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN Nama Sekolah SMP Negeri 3 Talang. Mata Pelaajaran Matematika Kelas/Semester VIII/ Dua Topik Hubungan sudut pusat, panjang busur, dan luas juring Alokasi waktu 1x 40 menit KI 1 Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya KI 2 Menghargai dan menghayati perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli toleransi, gotong royong, santun, percaya diri, dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya KI 3 Memahami dan menerapkan pengetahuan faktual, konseptual, dan prosedural berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya terkait fenomena dan kejadian tampak mata KI 4 Mencoba, mengolah, dan menyaji dalam ranah konkret menggunakan, mengurai, merangkai, memodifikasi, dan membuat dan ranah abstrak menulis, membaca, menghitung, menggambar, dan mengarang sesuai dengan yang dipelajari di sekolah dan sumber lain yang sama dalam sudut pandang/teori B. Kompetensi Dasar Menunjukkan perilaku ingin tahu dalam melakukan aktivitas di rumah, sekolah, dan masyarakat sebagai wujud implementasi mempelajari hubungan sudut pusat, panjang busur, dan luas juring. Memahami hubungan sudut pusat, panjang busur, dan luas juring. C. Indikator Pencapaian Kompetensi Siswa mampu 1. Menunjukkan rasa ingin tahu dalam melakukan penyelidikan tentanghubungan sudut pusat, panjang busur, dan luas juring. 2. Bertanggungjawab dalam kelompok belajarnya. 3. Menggambar atau mengarsir daerah juring, busur lingkaran dengan sudut pusat tertentu. 4. Menemukan besar sudut pusat, panjang busur dan luas juring adalah senilai/seharga/sebanding. 5. Menentukan besar sudut pusat, panjang busur dan luas juring ataupun unsur lainnya yang berkaitan dengan masalah lingkaran. Melalui pengamatan, tanya jawab, penugasan individu dan kelompok, diskusi kelompok, siswa dapat mengembangkan rasa ingin tahu dan tanggung jawab kelompok dalam 1. Menunjukkan perilaku rasa ingin tahu dalam melakukan aktivitas di rumah, sekolah dan masyarakat sebagai wujud implementasi mempelajari hubungan sudut pusat, panjang busur, dan luas juring. 2. Bertanggung jawab terhadap kelompoknya dalam menyelesaikan tugas 3. Menggambar atau mengarsir daerah juring, panjang busur lingkaran dengan sudut pusat tertentu. 4. Menemukan besar sudut pusat, panjang busur dan luas juring adalah senilai/seharga/sebanding. 5. Menentukan besar sudut pusat, panjang busur dan luas juring ataupun unsur lainnya yang berkaitan dengan masalah lingkaran Sudut pusatadalah sudut yang dibentuk oleh dua jari-jariyang berpotongan pada pusat lingkaran. Busur lingkaran merupakan garis lengkung yang terletakpada lengkungan lingkaran dan menghubungkan dua titik sebarang lingkaran adalah luas daerah dalam lingkaran yang dibatasi oleh duabuah jari-jari lingkaran dan sebuah busur yang diapit oleh kedua jari-jarilingkaran tersebut. Pada gambar lingkaran disamping, diketahui AOB merupakan sudut pusat, garis lengkungAB merupakan busur AB sedangdaerah arsiran OAB merupakan juring OAB. Panjang busur dan luas juring pada suatu lingkaran berbandinglurus dengan besar sudut pusatnya. Pada gambar di samping dapat diperoleh perbandingan sebagai berikut Jika COD = satu putaran penuh = 360°, maka keliling lingkaran = 2πr dan luas lingkaran = πr2 dengan r jari-jari, dapat diperoleh perbandingan atau Jadi perbandingan antara sudut pusat dengan sudut satu putaran, panjangbusur dengan keliling lingkaran, serta luas juring dengan luas lingkaranadalah senilai. Dengan demikian, diperoleh rumus panjang busur AB dan luas juring OAB pada gambar di atas adalah Perhatikan lingkaran pada gambar di samping. Jika jari-jari lingkaran 6 cm dan AOB = 600, tentukanpanjang busur AB dan luas juring OAB ! Penyelesaian = x 2x 3,14 x6 cm = 6,28 cm = x3,14 x62 cm2 = 18,84 cm2 Menggunakan pendekatam saintifik melalui pengamatan, tanya jawab, penugasan kelompok, penemuan, dan demonstrasi Kegiatan Deskripsi Kegiatan Alokasi Waktu Pendahuluan 1. Guru memberi salam dan mengajak siswa berdoa; 2. Guru menanyakan kabar dan mengecek kehadiran siswa; 3. Siswa mendengarkan dan menanggapi cerita guru tentang manfaat belajar materi hubungan sudut pusat, panjang busur, dan luas juring dalam kehidupan sehari-hari; 4. Guru mengkomunikasikan tujuan belajar dan hasil belajar yang diharapkan akan dicapai siswa; 5. Guru menginformasikan cara belajar yang akan ditempuh pengamatan dan demonstrasi disertai tanya jawab, latihan individu dilanjutkan kelompok, pembahasan latihan secara klasikal, pemajangan hasil latihan 6. Guru mengecek kemampuan prasyarat siswa dengan tanya jawab 5 menit Inti Mengamati 1. Siswa mengamati, mencermati dan menjawab pertanyaan terkait contoh peristiwa sehari-hari tentang hubungan sudut pusat, panjang busur, dan luas juringmelalui tampilan gambar media tayang powerpoint. Menanya 2. Siswa diminta untuk membuat pertanyaan dari hasil mengamati terkait besar sudut pusat, panjang busur dan luas juring lingkaran. Mengumpulkan Informasi 3. Siswa membentuk kelompok terdiri dari 3 – 4 orang yang heterogen kemampuan belajarnya. 4. Siswa secara berkelompok menganalisis, menalar, mencoba dan menyimpulkan hubungan sudut pusat, panjang busur, dan luas juringmelalui tugas lembar kerja siswa LKS. Mengolah Informasi 5. Secara kelompok, siswa berdiskusi membahas penyelesaian tugas LKS. Anggota kelompok saling memeriksa, mengoreksi dan memberikan masukan. Mengkomunikasikan 6. Beberapa siswa wakil kelompok melaporkan hasil penyelesaian LKS. Siswa tersebut ditunjuk secara acak oleh guru; 7. Siswa dan guru membahas hasil penyelesaian LKS. Guru memberikan umpan balik; 8. Guru memberikan kuis tentang hubungan sudut pusat, panjang busur, dan luas juring. 9. Siswa dan guru membahas penyelesaian kuis. Guru memberi umpan balik. 10. Hasil LKS dan kuis terbaik dipajang di tempat pajangan hasil karya. 11. Guru memberi pujian untuk kelompok dan siswa dengan nilai terbaik 30 menit Penutup 1. Siswa dan guru merangkum isi pembelajaran yaitu tentang hubungan sudut pusat, panjang busur, dan luas juring. 2. Siswa melakukan refleksi dengan dipandu oleh Guru. 3. Guru memberi pekerjaan rumah mengerjakan latihan 2 buku paket matematika kelas VIII SMP. 4. Guru menginformasikan garis besar isi kegiatan pada pertemuan berikutnya, yaitu menyelesaikan permasalahan nyata yang terkait penerapan hubungan sudut pusat, panjang busur, dan luas juring. 5 menit H. Alat/Media/Sumber Pembelajaran 3. Alat peraga sudut pusat, busur dan juring lingkaran 4. Lembar kerja siswa terlampir 5. Bahan tayang powerpoint terlampir 7. Buku Paket Matematika SMP kelas VIII 8. Bahan Pekerjaan Rumah dalam Buku Paket Matematika Kelas VIII 1. Teknik Penilaian Pengamatan, tes tertulis No Aspek yang Dinilai Teknik Penilaian Waktu Penilaian 1. Rasa ingin tahu Pengamatan Keg inti no 1,2 2. Tanggung jawab Pengamatan Keg inti no 3,4, 5 3. Pengetahuan Kuis Keg inti no 7 Penilaian KuisWaktu maksimal 10 menit Petunjuk mengerjakan a. Kerjakan soal berikut secara individu, tidak boleh mencontek dan tidak boleh bekerja sama. b. Jawablah dengan diberi urutan prosesnya ! 1. Perhatikan gambar, buatlah pada gambar a. sudut pusat AOB = 400 dan arsirlah juring AOB b. sudut pusat COD =850 dan arsirlah juring COD 2. Pada gambar di sampingPOQ = 72o, panjang busur PQ= 36 cm dan panjang busur RS= 32 cm dan luas juring 27 cm2. Hitung a. besar ROS b. luas juring ROS c. keliling lingkaran 1. Luas juring ROS = = 24 cm2 Keliling lingkaran == 180 cm Pedoman Penilaian No Soal Aspek Penilaian Rubrik Penilaian Skor Skor Maksimal Ketepatan membuat sudut dan arsiran juring Benar 4 4 Sedikit kesalahan 3 Masih banyak kesalahan 2 Salah 1 Tidak ada jawaban 0 Ketepatan membuat sudut dan arsiran juring Benar 4 4 Sedikit kesalahan 3 Masih banyak kesalahan 2 Salah 1 Tidak ada jawaban 0 Jawaban Akhir Benar 2 2 Salah 1 Tidak ada jawaban 0 Langkah/ Proses Benar 2 2 Sebagian benar 1 Tidak ada cara jawaban 0 Jawaban Akhir Benar 2 2 Salah 1 Tidak ada jawaban 0 Langkah/ Proses Benar 2 2 Sebagian benar 1 Tidak ada cara jawaban 0 Jawaban Akhir Benar 2 2 Salah 1 Tidak ada jawaban 0 Langkah/ Proses Benar 2 2 Sebagian benar 1 Tidak ada cara jawaban 0 Skor maksimal = - 20 Skor minimal = - 0 Lembar Pengamatan Perkembangan Sikap terlampir Lembar Pengamatan Penilaian Keterampilan terlampir
HUBUNGAN ANTARA SUDUT PUSAT, PANJANG BUSUR, DAN LUAS JURING Dalam topik sebelumnya, kalian telah belajar tentang cara menghitung panjang busur dan luas juring lingkaran. Apakah kalian masih ingat? Busur adalah garis lengkung yang merupakan bagian dari keliling lingkaran, maka untuk menentukan panjang busur lingkaran digunakan perbandingan dengan keliling lingkarannya. Adapun juring adalah daerah yang merupakan bagian dari daerah luas lingkaran, maka untuk menentukan luas juring lingkaran digunakan perbandingan dengan luas lingkarannya. Mari kita perhatikan gambar berikut. Pada gambar di atas, sudut pusat dari juring berwarna merah adalah ∠AOB = x°, sedangkan sudut pusat dari juring berwarna biru adalah ∠COD = y°. Jika panjang jari-jari lingkaran adalah r, maka perbandingan antara panjang busur AB dan panjang busur CD adalah sebagai berikut Nah, bagaimanakah perbandingan antara luas juring AOB dan COD? Yuk kita gunakan rumus untuk menghitung luas juring yang telah kalian pelajari pada topik sebelumnya untuk menentukan perbandingan antara luas juring AOB dan COD. Berdasarkan dua uraian di atas, apa yang dapat kalian simpulkan? Ya, perbandingan antara panjang busur AB dan CD memberikan hasil yang sama dengan perbandingan antara luas juring AOB dan COD. Dengan demikian, panjang busur dan luas juring suatu lingkaran berbanding lurus dengan besar sudut pusatnya.
Pernahkah kalian melihat permainan kasti?Dalam permainan kasti, salah satu anggota dari tim lawan akan melemparkan bola kepada pemukul bola, sedangkan para anggota tim yang lain berada di luar daerah pemukulan bola untuk menangkap bola yang dipukul oleh pemukul bola, kemudian menembakkan atau menyentuhkan bola tersebut ke salah satu anggota tim pemain, sebelum mereka sampai pada pos gambar di atas, B, C, D, dan E adalah tim lawan yang sudah bersiap pada posisi tertentu untuk menangkap bola dari besar sudut yang dibentuk dari kedudukan A, D, dan E adalah 10° dan panjang garis lengkung yang menghubungkan D dan E adalah 3 meter, sedangkan sudut yang dibentuk dari kedudukan A, B, dan C adalah 35°, maka berapakah panjang garis lengkung yang menghubungkan B dan C?Untuk dapat menjawab pertanyaan tersebut, kalian harus memahami konsep hubungan antara sudut pusat, panjang busur, dan luas juring kita temukan jawabannya dalam topik ANTARA SUDUT PUSAT, PANJANG BUSUR, DAN LUAS JURINGDalam topik sebelumnya, kalian telah belajar tentang cara menghitung panjang busur dan luas juring lingkaran. Apakah kalian masih ingat?Busur adalah garis lengkung yang merupakan bagian dari keliling lingkaran, maka untuk menentukan panjang busur lingkaran digunakan perbandingan dengan keliling lingkarannya. Adapun juring adalah daerah yang merupakan bagian dari daerah luas lingkaran, maka untuk menentukan luas juring lingkaran digunakan perbandingan dengan luas kita perhatikan gambar gambar di atas, sudut pusat dari juring berwarna merah adalah ∠AOB = x°,sedangkan sudut pusat dari juring berwarna biru adalah ∠COD = y°.Jika panjang jari-jari lingkaran adalah r, maka perbandingan antara panjang busur ABdan panjang busur CD adalah sebagai berikutNah, bagaimanakah perbandingan antara luas juring AOB dan COD?Yuk kita gunakan rumus untuk menghitung luas juring yang telah kalian pelajari pada topik sebelumnya untuk menentukan perbandingan antara luas juring AOB dan dua uraian di atas, apa yang dapat kalian simpulkan?Ya, perbandingan antara panjang busur AB dan CD memberikan hasil yang sama dengan perbandingan antara luas juring AOB dan demikian, panjang busur dan luas juring suatu lingkaran berbanding lurus dengan besar sudut kita cermati beberapa contoh soal berikut ini agar kalian semakin 1Perhatikan gambar panjang busur AB = 45 cm, maka berapakah panjang busur CD?PenyelesaianContoh 2Pada gambar berikut, jika luas juring AOB adalah 40 cm2, maka berapakah luas juring BOC?PenyelesaianContoh 3Pada gambar berikut, jika panjang busur PQ = 12 cm, panjang busur QR = 30 cm, dan luas juring POQ = 45 cm2, maka berapakah luas juring QOR?PenyelesaianContoh 4Panjang jari-jari sebuah lingkaran dengan pusat O adalah 5 cm. Titik P dan Q terletak pada lingkaran. Jika panjang busur PQ = 6,28 cm, hitunglah luas juring dalam soal dapat diilustrasikan sebagai berikut
hubungan sudut pusat panjang busur dan luas juring